Ada apa?
Sepasang mata beradu rasa.
Sepasang kaki berdiri terhenti.
Sebenarnya apa yang terjadi? Mulut enggan berucap, mata memutuskan enggan menatap, sedang hati sudah tak ingin menetap. Kau tengah pergi, dan kau tak ingin dicari lagi.
Sayup suara terdengar bahwa kini ia ingin kembali.
Sayup terdengar hatinya tak ingin pergi lagi. Ingin menetap di sini.
Waktu tidak akan kembali, kau terganti.
Waktu tidak akan kembali, aku sudah tidak di sana lagi.
Tuhan yang merancang cerita, tidak benar bahwa kita pemilik segalanya.
Tuhan yang merancang cerita, tentang siapa kini kita juga tentang siapa kita nantinya.
Sayup suara terdengar, ohh dia menangis
Sayup suara terdengar, ohh hatinya semakin teriris
Sepasang kaki berdiri terhenti.
Sebenarnya apa yang terjadi? Mulut enggan berucap, mata memutuskan enggan menatap, sedang hati sudah tak ingin menetap. Kau tengah pergi, dan kau tak ingin dicari lagi.
Sayup suara terdengar bahwa kini ia ingin kembali.
Sayup terdengar hatinya tak ingin pergi lagi. Ingin menetap di sini.
Waktu tidak akan kembali, kau terganti.
Waktu tidak akan kembali, aku sudah tidak di sana lagi.
Tuhan yang merancang cerita, tidak benar bahwa kita pemilik segalanya.
Tuhan yang merancang cerita, tentang siapa kini kita juga tentang siapa kita nantinya.
Sayup suara terdengar, ohh dia menangis
Sayup suara terdengar, ohh hatinya semakin teriris
It's so deep🥺🥺
BalasHapusHihihi 💛
HapusNgrentes bu 💔
BalasHapusSudahhh, Terima kasih atas apresiasinya 💛
Hapus